Perbandingan Pasir, Semen dan Split yang Bagus Untuk Cor Beton

Diposting pada
Gambar :blog.umy.ac.id



Untuk membuat bangunan yang bagus dari segi daya tahan dan kualitas,  tentunya tidak terlepas dari campuran beton yang benar.

Saat ingin merencanakan pengecoran kebanyakan hal yang paling pertama dipikirkan tentunya adalah biaya, iya kan ?
Iya dong,  Tanpa biaya juga semua tak akan terlaksana.
Nah karena hal yang pertama dipikirkan biaya, kadang orang tidak memperhatikan campuran beton saat membuat bangunan.  Yang penting asal jadi saja.  Tanpa mempedulikan efek yang di timbulkan di kemudian hari,  entah itu retak maupun roboh.
Untuk itu saat kita ingin membuat bangunan harus kita pikirkan hal tersebut.
Terus gimana sih mas campuran beton yang baik itu ?
Nah,  itu yang akan kita bahas di artikel ini. Kalo komposisi campuran beton yang baik tentunya mengacu pada standar SNI.
Mutu Beton Semen (kg) Pasir (kg) Kerikil (kg) Air (liter) w/c ratio
7.4 MPa (K 100) 247 869 999 215 0.87
9.8 MPa (K 125) 276 828 1012 215 0.78
12.2 MPa (K 150) 299 799 1017 215 0.72
14.5 MPa (K 175) 326 760 1029 215 0.66
16.9 MPa (K 200) 352 731 1031 215 0.61
19.3 MPa (K 225) 371 698 1047 215 0.58
21.7 MPa (K 250) 384 692 1039 215 0.56
24.0 MPa (K 275) 406 684 1026 215 0.53
26.4 MPa (K 300) 413 681 1021 215 0.52
28.8 MPa (K 325) 439 670 1006 215 0.49
31.2 MPa (K 350) 448 667 1000
Nah itu sekilas yang SNI,  semisal mau order di ready mix pasti akan mendengar mutu beton seperti itu.
Kalo semisal mau pakai adukan manual ada nggak sih komposisi atau rumus campuran yang bagus?
Kalo kita mau pakai adukan manual ada jga mas patokan nya atau rumusnya,  misal penggunaan perbandingan 1:2:3,misal menggunakan sekop.  Ya 1 sekop semen, 2 sekop pasir dan 3 sekop split.
Namun perlu diingat perbandingan ini hanya pendekatan dan digunakan di bangunan kecilan saja misal rumah warga. Kalau untuk pembangunan skala menengah ke atas sebaiknya  menggunakan mix design agar mutu dan kualitas beton lebih terjamin.
Berikut adalah beberapa perbandingan semen.
1 zak semen = 5 sekop pengki
1 zak semen = 1 dolak
1 zak semen = 0,024 m3 (ini merupakan zak semen ukuran 50kg yaitu 10 cm x 40 cm x 60 cm).
Berikut contoh perhitungan kebutuhan campuran beton dan perhitungan biaya yang dibutuhkan.
Misalkan kita ingin membuat suatu bidang cor beton dengan mutu 1:2:3, dengan ukuran bidang 10 meter x 6 meter dan tebal 10 cm. Maka bisa kita hitung sebagai berikut:
  1.     Total Volume beton yang akan dibangun adalah 10 x 6  x0.1 = 6 m3
  2.     Total campuran tersebut adalah 1 +  2 + 3 = 6, itu berarti 1/6 adalah semen, 2/6 adalah Pasir, dan 3/6 adalah batu split.
  3.     Maka keperluan semen = 6 m3 x 1/6 = 1 m3 : Pasir = 6 m3 x 2/6 = 2m3 : Split = 6 m3 x 3/6 = 3 m3
  4.     1 m3 semen adalah 1 : 0,024 = 41.6 = 42 zak semen (digenapkan)
Tinggal dihitung saja tuh kebutuhan material dan harga materialnya. 
Maka anda bisa menyiapkan biaya yang nantinya akan digunakan. 
Nah temen-temen pasti dah tau kan perbandingan  sederhananya,
Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang sedang merencanakan bangunan.

Tinggalkan Balasan