Pengertian Batching Plant

Diposting pada
Pengertian batching plant – Kalau kalian masih baru dan belum tahu tentang batching plant. Dibawah ini akan saya bagikan apa yang saya ketahui tentang batching plant.
Batching plant adalah tempat mencampur atau tempat memproduksi beton siap pakai atau beton ready mix dalam skala besar.
pengertian batching plant,harga batching plant,harga batching plant,jual batching plant,batching plant,harga concrete batching plant,fungsi batching plant,arti batching plant,pengertian asphalt mixing plant,fungsi concrete mixer truck, batching plant dry Batching plant operator batching plant wet cara mengoperasikan batching plant Pengertian batching plant
pengertian batching plant
Ada beberapa pengertian batching plant dari jenis beton yang dihasilkan maupun dari jenis pengoperasianya.
pengertian batching plant yang pertama menurut Jenis beton yang dihasilkan .
Menurut jenis beton yang dihasilkan Pengertian batching plant dibagi menjadi 2 yaitu wet dan dry.
Batching plant wet.
Batching plant jenis ini, produk yang dihasilkan berupa beton yang sudah siap kirim. Karena dalam pencampuranya, batching plant wet menggunakan mixer tersendiri untuk mencampur semen, material, dan air.
Batching plant dry.
Kalau Batching plant dry, produk beton yang dihasilkan masih setengah jadi. Karena perlu diaduk dan di campur lagi di truk mixer. Perbedaan antara keduanya hanya pada mixernya saja. Kalau wet dilengkapi mixer, kalau dry tidak dilengkapi.
Untuk melakukan proses produksi seperti penimbangan dan pembuangan material dari timbangan menggunakan sistem udara bertekanan yang di peroleh dari kompresor
Kalau menurut pengoperasianya, batching plant ada yang manual dan ada yang otomatis.
Manual.
Kalau jenis ini, dalam pengoperasianya menggunakan tombol untuk menggerakkan semua komponen. Jadi kalau kita mengoperasikan batching plant ini, semua jari kita harus lihai dan bisa gerak cepat.
Otomatis.
Kalau yang ini kita tak perlu memainkan sepuluh jari kita saat mengoperasikan batching plant. Karena kita hanya klik dan klik mouse saja sewaktu loading.
Batching plant ini dilengkapi dengan plc dan terhubung ke komputer dan telah diintegrasikan ke sebuah software yang diperuntukan untuk produksi batching plant.
Intinya kontrol sepenuhnya ada di komputer. Mulai dari penimbangan dan pembuangan maupun pencampuran juga sudah diatur secara otomatis oleh softwarenya.
Dan alhamdulilah saya sudah merasakan keduanya baik wet dan dry, maupun manual dan otomatis.
Dari batching plant yang mempunyai beberapa jenis, batching plant juga mempunyai beberapa kekurangan dan kelebihan,baik wet maupun dry.
Kalau menurut saya saja sih, simple aja gan.
Selama mengoperatori batching plant wet. Kelebihanya, beton yang dihasilkan langsung siap kirim. Tanpa perlu memutar mixer pada truk lagi. Terus kalau pakai otomatis paling enak lagi gan, karena tinggal duduk aja sama memperhatikan timbangan di monitor komputer yang berjalan otomatis. Kalau maual kan capek gan, semua jari harus bergerak cepat, iya kan ? Hehe.
Terus kalau dry gimana mas. Kalau dry karena dalam prosesnya tidak ada mixer, kita harus mencampur lagi di truk mixer dengan cara memutar mixer atau istilahnya mixing. Batching plant dry bisa lebih cepat dalam hal produksi karena tidak ada mixernya seperti wet. Yang lebih enak lagi kalau wet itu gak usah ngebobok, hehe. Ngebobok itu istilah membersihkan kotoran beton dengan jack hammer. Pasti capek lah kalau ngebobok di mixer yang sempit dan pengap. Pasti itu yang anda rasakan bagi anda yang menjadi operator batching plant wet seperti saya dulu.
Dalam hal perawatan pun, batching plant dry lebih mudah daripada wet. Kalau wet ya perawatan tambahan di bagian mixernya saja. Misal ganti oli, selalu cek grease atau vet nya. Selalu menjaga kebersihan mixernya juga. Karena kalau sering lalai untuk mencuci mixernya saat standby maupun selesai produksi, bisa ngebobok seperti yang sudah saya jelaskan tadi. Kalau masalah pembersihan mixer pada batching plant wet, saya dulu setiap hari selesai produk si langsung menyuruh helper untuk membeesihkan kotoran mixer. Disamping masih belum keras juga lebih gampang gak perlu pakai jack hammer tinggal pakai palu saja. Terlebih kotoranya juga masih sedikit. Akan terasa lebih malas jika kotoranya sudah banyak dan mengeras. Hal tersebut juga akan mengganggu proses produksi.
Apalagi kotoran di Twin ash nya, kalau sampai banyak bekuan bahaya juga kalau dipaksa untuk produksi. Pisau pada twin ash bisa patah kalau beban terlalu tinggi.
Sebagai operator batching plant kita harus peka terhadap alat. Misal ada suara yang tidak seperti biasanya ataupun ada corong yang bocor. Biasanya yang sering tidak langsung diketahui itu masalah pada load sel nya. Karena kadang hanya penimbangan saja yang over atau kurang. Kalau masih tahap belajar biasanya disepelekan. Kaya saya dahulu juga pernah seperti itu. Menyepelekan timbangan over sedikit, lama kelamaan bisa low sis matrial. Semoga hal itu jangan sampai terjadi pada kalian yang masih baru dalam batching plant.
Sampai disini apakah anda sudah paham mengenai pengertian batching plant ?
Sekian dulu artikel kali ini tentang pengertian batching plant, semoga bermanfaat. Untuk postingan selanjutnya saya akan membahas tentang komponen-komponen batching plant.
Agar anda tidak ketinggalan informasi terbaru dari buruhseo anda bisa berlangganan artikel lewat email.

Tinggalkan Balasan