Cara Mengatasi Indikator Timbangan Semen yang Tidak Stabil Pada Batching Plant

Diposting pada
Indikator timbangan semen –  Kita semua pasti menginginkan alat yang kita gunakan itu lancar dan tidak ada kendala. Namun yang namanya alat pasti lama kelamaan juga bisa trouble juga. Nah kali ini kita akan membahas tentang Cara Mengatasi Indikator timbangan Semen yang Tidak Stabil Pada Batching Plant.
Indikator timbangan semen, timbangan digital, batching plant, wet, dry, concrete ready mix, cranning pump, mobil pompa, truk molen, molen, truk mixer, gambar batching plant wet dan dry, operator batching plant,
Tidak stabil yang saya maksud sesuai judul itu begini, saat kita menimbang semen 250 kg misalnya. Saat kita berhenti menimbang pada angka 250 kg, sesaat kemudian indikator menunjukkan perubahan angka dengan rentang yang jauh. Misal naik 20 kg ataupun turun 20 sampai 30 kg. Hal ini menunjukkan adanya troble pada timbangan, entah itu loadcell ataupun yang lain. Namun kadang bukan loadcell yang troubel. Melainkan saluran pembuangan angin pada timbangan tersumbat bekuan semen. Hal ini saya alami sendiri, ketika melakukan penimbangan semen, ketika berhenti, indikator timbangan semen bisa naik 30 an kg. Dan penimbangan berikutnya bisa turun 20 an kg. Hal ini saya sepelekan sampai akhirnya semen di silo loss. Dan ini sangat berakibat tidak bagus terhadap kepercayaan perusahaan dalam menilai kinerja saya. Sampai akhirnya saya dalami trobel ini. Awalnya belum mengarah ke saluran pembuangan angin pada timbangan semen. Pertama dalam pikiran saya ini pasti loadcell nya. Namun setelah dicek mulai dari kabel sampai loadcell itu sendiri oleh sorang ahli timbangan ternyata loadcell masih dalam keadaan bagus. Dan keadaan troubel pun masih serupa. Terus saya curiga terhadap saluran pembuangan angin yang saat menimbang tidak ada hembusan pembuangan. Setelah saya cek lagi ternyata salurannya tersumbat oleh bekuan semen itu sendiri. Saluran L bow yang dibuat menggunakan besi u. Terus saluran tersebut saya ganti dengan selang flexibel yang lebih mudah dalam pembersihan. Sampai akhirnya timbangan pun berfungsi normal kembali. Selang beberapa bulan kemudian hal tersebut terulang kembali. Karena saya sudah mengalami beberapa bulan sebelumnya.
Baca juga :
Saya langsung cek dan bersihkan saluran pembuangan angin yang saya ganti flexibel itu tadi. Namun hal tersebut tidak mempengaruhi karena saluran sebenarnya juga sering saya bersihkan. Selanjutnnya pikiran saya mengarah pada loadcell. Saya mulai mengecek semua kabel pada loadcell. Dari loadcell, terminal loadcell sampai dengan indikator timbangan itu sendiri. Ternyata masalahnya ada pada loadcell yang kotor. Langsung saya bersihkan dan langsung saya kalibrasi ulang. Dan masalahnya pun selesai.
Dari pengalaman saya diatas dapat disimpulkan bahwa perawatan terhadap alat harus dicek secara rutin. Kalau perawatan misalnya pembersihan area loadcell ataupun saluran buangan angin timbangan dilakukan secara rutin kan troubel lebih mudah dikenali. Selanjutnya kita harus peka terhadap alat yang kita operasikan, dalam hal ini batching plant. Peka terhadap hal kecil, semisal itu tadi angka indikator yang tidak stabil. Kalo hal kecil saja kita sepelekan. Kalau sampai terjadi masalah besar. Toh, sang pemegang alat juga yang akan kena imbasnya. Kalau kita telaten dalam merawat alat, dari perusahaan pun mungkin akan ada perhatian tersendiri.
Sekian artikel tentang Cara Mengatasi Indikator Timbangan Semen yang Tidak Stabil Pada Batching Plant. Semoga bermanfaat, terima kasih.

Tinggalkan Balasan