Cara Merawat Mixer Pada Batching Plant Wet

Diposting pada
Gambar : wikipedia.org
Batching plant wet atau sistem basah adalah jenis batchingplant  dimana beton yang dihasilkan sudah jadi. Jadi saat beton dituang ke dalam truk mixer beton tak perlu di mixing lagi, cukup memutar mixer perlahan saja. Perawatan pada batching plant wet tentu saja mempunyai perlakuan yang lebih dari pada batching plant dry. Karena ada tambahan komponen pengaduk yaitu mixer. Kadang kita dibuat kesal dengan kondisi dalam mixer yang kotor dan perlu dibersihkan. Ya, begitulah batching plant wet. Jangankan selesai loading, saat standby pun diharuskan mencuci mixer dan pisaunya. Kalau tidak rajin mencuci mixer dan komponenya ya siap-siap aja pegang alat pembobok.
Yang pertama jelas itu tadi, kita harus rajin membersihkan sisa beton pada mixer dan komponenya. Selanjutnya dalam hal pemberian vet, pemberian vet ini mencakup komponen bearing atau laker. Bearing adalah bagian yang jangan sampai telat vet. Kalau sampai telat cairan beton saat proses loading bisa masuk kedalam poros utama dan mengakibatkan seal bocor. Kalau sampai seal bocor, ya bisa fatal kalau sampai masalah menyebar ke bagian bearing. Pengevetan dulu saya lakukan setiap 3 hari sekali. Terus pemberian vet pada bagian pintu mixer. Bagian ini juga sangat penting, jangan sampai pintu terasa berat saat dibuka. Kalau kotor ya diberaihkan kalau kurang vet ya ditambahi. Jangan sampai pintu macet saat mixer mengaduk beton. Selanjutnya pengecekan oli gearbox. Biasanya dibagian mixer ada kok indikator untuk oli gearbox, misal high medium dan low. Kalau indikator menjukkan posisi low segeralah tambahkan oli 90 pada gear box mixer nya. Selanjutnya yang perlu anda cek ada pada bagian hidrolik pintu mixer. Hidrolik pada pintu mixer menggunakan oli 10. Sama halnya dengan gearbox, di bagian hirolik pintu mixer juga mempunyai indikator berupa garis dengan tulisan h, m, dan l, kalau dalam posisi l maka segera tambahkan oli 10. 
Selain pengecekan awal seperti diatas juga masih ada tahap pembersihan. Yang namanya alat buat ngaduk, walaupun sering dibersihkan paati ada kerak yang menempel, nah kerak ini lah yang lama kelamaan menjadi bekuan beton yang menumpuk entah itu dibagian pisau ataupun ash nya. Dalam hal ini tetap perlu dilakukan yang namanya pembobokan. Proses pembersihan ini alangkah baiknya dilakukan setiap hari saat selesai produksi. Disamping beton masih lunak tentunya beton belum menumpuk. Kalau menunggu sampai banyak disamping berbahaya  bagi komponen mixer, dalam pembersihan  juga akan terasa malas dan kuwalahan. Terus bagian apa saja yang dibersihkan saat selesai produksi? 
Bagian yang dibersihkan meliputi pisau dan ash mixer,dan juga  dinding dalam mixer. 
Dinding mixer bagian atas ada lubang untuk pembuangan semen dan air. Area ini usahakan sebersih mungkin. Jangan sampai lubang tertutup bekuan beton. Sekian postingan tentang Cara Merawat Mixer Pada Batching Plant Wet semoga bermanfaat

One thought on “Cara Merawat Mixer Pada Batching Plant Wet

Tinggalkan Balasan