Cara Menyambung Belt Konveyor dengan Cara Pengeleman

Diposting pada
Gambar :teknikalatberat529 – WordPress.com

Seperti yang sudah kita ketahui konveyor berfungsi untuk memindahkan barang (dalam batching plant berupa agregat kasar dan halus) dan tentunya mempunyai beban yang tidak ringan. Dalam hal ini sambungan konveyor harus benar-benar kuat. 

Kali ini kita akan membahas tentang penyambungan konveyor menggunakan cara pengeleman. 
Kelebihan penyambungan konveyor dengan cara pengeleman :
  • Biaya tidak terlalu mahal. 
  • Ikatan dan Sambungan kuat. 
  • Sambungannya rapih. 
Cara penyambungan konveyor dengan cara pengeleman :
  • Yang pertama kita potong terlebih dahulu rubber belt. Saat memotong ukuran dilebihkan 35 sampai 45 cm untuk nantinya dijadikan sambungan. Ujung sebaiknya  dipotong miring, agar bagian yang nantinya akan di lem menjadi lebih luas. Semakin  luas yang dilem akan lebih bagus terhadap sambungan. 
  • Kemudian kupas rubber belt untuk pengeleman, kedua sisi yang sudah dikupas akan dipertemukan untuk disambung. 
  • Kemudian gerindra bagian yang dikupas dengan gerindra ampelas, perlu hati-hati dalam hal ini serat nya jangan sampai sobek. Kemudian bersihkan dari kotoran sisa – sisa gerindra. 
  • Sekarang ke proses pengeleman, siapkan lem serta hardenernya. Masukkan dalam wadah baik lem maupun hardenernya dengan porsi yang rata(seimbang). Kemudian aduk hingga rata. 
  • Tuangkan dan oleskan lem yang sudah diberi hardener ke bagian konveyor yang telah dikupas dan dibersihkan tadi. Pengeleman ini terdiri dari 2 lapisan. Lapisan pertama biarkan dulu hingga satu jam an. Setelah itu lapisi lagi lem, namun tunggu sekitar 5 menitan, jangan sampai lem nya kering. Kemudian tempelkan bagian konveyor. Setelah itu di klem dan di pukul – pukuli menggunakan palu agar sambungan merata dan benar – benar menempel. 
Sekian cara menyambung konveyor dengan cara pengeleman. 
Referensi :teknikmekanikumum.blogspot.com

Tinggalkan Balasan