Cara Kerja Batching Plant

Diposting pada
Cara kerja batching plant. 
Salam blogger, di artikel saya sebelumnya sudah dijelaskan pengertian dan komponen dari batching plant.
Sesuai dengan judul, kali ini kita akan membahas tentang cara kerja batching plant. Dalam produksinya batching tidak sepenuhnya hanya batching plant saja yang melakukan proses produksi. Namun ada alat pendukung lainya. Seperti whell loader dan truk mixer. Whell loader berfungsi untuk mengambil matrial aggregat kasar maupun halus dari tumpukan stok, dan memasukkanya ke dalam kolbin matrial. Sedangkan truk mixer berfungsi untuk mencampur material beton dan sekaligus membawa beton cair ke lokasi pengecoran.
Untuk pembahasan whell loader dan truk mixer akan saya kupas di lain waktu.
Cara kerja batching plant, harga batching plant, jual batching plant, batching plant, batching plant wet, batching plant dry, concrete ready mix, batchingplant, komponen batching plant
Cara kerja batching plant
Kembali ke topik tentang cara kerja batching plant.
Pada dasar nya ada 3 proses yang di jalankan saat mengoperasikan batching plant. Penimbangan, pembuangan, pencampuran.
Penimbangan.
Penimbangan matrial hal yang pertama dilakukan, meliputi penimbangan aggregat baik aggregat kasar maupun halus, penimbangan semen dan penimbangan air. Penimbangan pasir dan batu split menjadi satu timbangan yang bisa kita sebut hopper. Cara Penimbangan matrial pasir dan split dengan cara menambahkan atau komulatif.
Misal ingin menimbang pasir 1200 kg dan split 700 kg, pertama kita timbang pasir terlebih dahulu 1200 kg maka di indikator 1200 kg, lalu timbang split 700 kg maka di indikator akan1900 kg. 1900 merupakan 1200 kg pasir dan 700 kg split. Jadi dapat disimpulkan bahwa untuk penimbangan aggregat menggunakan 1 indikator. Dan biasanya kebanyakan batching plant memang begitu. Yang kedua penimbangan semen, cara kerjanya dengan membuka katup batterfly pada silo. sama halnya dengan penimbangan matrial, kalau menggunakan fly ash, kita timbang semen dahulu dan kemudian ditambahkan fly ash. Yang ketiga kita lakukan penimbangan air dan additif. Kemudian kita bisa menyalakan motor konveyor dan juga mixer kalau menggunakan batching plant wet.
Pembuangan.
Dalam keadaan ini batching plant sudah beroperasi dan sudah siap loading. Istilah pembuangan itu bisa dikatakan mengosongkan matrial dari dalam timbangan. Baik itu aggregat, semen dan air untuk diaduk ke dalam mixer (batching plant wet) atau truk mixer (batching plant dry).
Pencampuran.
Ini adalah proses terakhir dalam produksi batching plant. Pencampuran semua matrial yang sudah ditimbang akan di campur di mixer (batching plant wet) dan truk mixer (batching plant dry).
Sesudah campuran sesuai dengan pesanan baik volume maupun slump nya. Beton siap dikirim.
Sekian sekilas cara kerja batching plant, semoga dapat menambah pengetahuan anda.

Tinggalkan Balasan